Learning Management System yang secara spesifik terdesain untuk pembelajaran berbasis proyek dengan aktivitas Gamifikasi. Proses pembelajaran terdesain secara khusus dalam kegiatan online dan dapat dilakukan di mana saja. Arsitektur aplikasi menggunakan sistem non monolitik dan menggunakan berbagai platform as a service. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dengan mengadopsi model Desain Instruksional Berbasis Web. Analisis latar belakang yang mendalam melibatkan pemahaman alur pembelajaran, target pengguna, dan kebutuhan siswa dalam PjBL. Perencanaan evaluasi melibatkan instrumen penilaian untuk keterlibatan siswa, penerimaan produk, dan validitas materi, serta masukan dari pengguna LMS IMGV. Hasil pengembangan produk LMS mendapat tanggapan positif dari kedua validator sehingga media dan materi layak digunakan dalam proses pembelajaran. Fitur dan fungsi RRC dan SIPEJAR telah digabungkan melalui kerangka gamifikasi LMS. Respon mahasiswa secara emosional dan perilaku terlibat dalam LMS, dan aktivitas pengguna pada LMS juga menunjukkan pola akses yang terus menerus selama perkuliahan.
The National Educational Technology Talent Survey (NETTS) addresses the gap between Educational Technology graduates and private sector job opportunities in Indonesia. By connecting students, alumni, and industry practitioners, NETTS fosters professional readiness and promotes the recognition of Educational Technology in diverse fields. Using a research and development framework, NETTS developed activities including job market surveys, webinars, and training workshops to enhance graduate competencies. Findings indicate a lack of awareness among students regarding industry roles, despite existing market demand. Positive feedback from alumni and participants highlights NETTS’ potential to create a sustainable ecosystem for collaboration and knowledge exchange. Future initiatives should focus on expanding partnerships with industry stakeholders and student associations to maximize program impact.